Kabar

Komang Dyah Setuti: Saatnya Perempuan Bali Tampil sebagai Motor Penggerak Ekonomi Daerah

Share:

DYAHSETUTI.COM, GIANYAR – Peringatan Hari Kartini yang digelar Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) pada kamis , 23 April 2026, di UC Silver, Gianyar, menjadi panggung refleksi sekaligus penguatan peran perempuan Bali di tengah dinamika zaman. Mengusung tema emansipasi perempuan, kegiatan ini menyoroti pentingnya kemandirian, keberanian, dan kontribusi nyata perempuan dalam berbagai sektor kehidupan.

Hadir sebagai narasumber utama, Komang Dyah Setuti, SSN., M.I.Kom., anggota Komisi III DPRD Provinsi Bali dari Fraksi Gerindra yang juga menjabat sebagai Ketua IWAPI, menyampaikan pandangannya tentang posisi strategis perempuan Bali saat ini.

Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa IWAPI bukan sekadar organisasi perempuan pengusaha, melainkan wadah pemberdayaan yang mendorong perempuan untuk naik kelas, baik dari sisi kapasitas, jejaring, maupun keberanian mengambil peran dalam dunia usaha dan kepemimpinan.

“IWAPI hadir untuk memastikan perempuan tidak hanya menjadi pelaku, tetapi juga penggerak ekonomi. Perempuan Bali punya kekuatan besar tinggal bagaimana kita membuka ruang dan memperkuat kepercayaan diri mereka,” ujarnya.

Komang Dyah Setuti juga mengaitkan semangat perjuangan R.A. Kartini dengan realitas perempuan masa kini. Menurutnya, emansipasi tidak berhenti pada kesetaraan hak, melainkan harus diwujudkan dalam akses yang adil terhadap peluang ekonomi, pendidikan, serta ruang-ruang pengambilan keputusan.

“Perempuan hari ini dituntut tidak hanya kuat, tetapi juga cerdas dan adaptif. Kita tetap menjaga adat dan budaya, namun juga harus mampu bersaing dan berinovasi di era modern,” tegasnya.

Ia menambahkan, perempuan Bali memiliki peran unik yang tidak dimiliki daerah lain, yakni keseimbangan antara tanggung jawab adat, keluarga, dan kini semakin kuat di sektor ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan dukungan lintas sektor agar perempuan dapat berkembang tanpa kehilangan jati diri budaya.

Baca juga:  Komang Dyah Setuti Tegas Dukung Pansus TRAP: Dugaan Permainan Mangrove Serangan Bisa Berujung Pidana Berat

Kegiatan ini dihadiri oleh anggota IWAPI, pelaku UMKM perempuan, serta berbagai elemen masyarakat. Diskusi berlangsung interaktif, menghadirkan berbagai perspektif dan pengalaman yang memperkaya pemahaman tentang peran perempuan di era kekinian.

Momentum Hari Kartini ini, lanjut Komang Dyah Setuti, harus menjadi pengingat bahwa perjuangan perempuan belum selesai. Namun dengan kolaborasi dan semangat yang terus dijaga, perempuan Indonesia khususnya di Bali akan semakin kokoh sebagai pilar pembangunan yang berdaya dan mandiri. (Tim Newsyess)

Kabar Terbaru