Denpasar | Dyahsetuti.com – Anggota DPRD Provinsi Bali Fraksi Gerindra, Komang Dyah Setuti, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas penunjukan Dr. Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Menurutnya, sosok Dr. Sudaryono dinilai memiliki kapasitas, pengalaman, dan komitmen yang kuat dalam memperkuat sektor pangan nasional sehingga diyakini mampu membawa program gizi Indonesia semakin berkualitas.
Komang Dyah Setuti berharap kepemimpinan Dr. Sudaryono dapat memperkuat berbagai program peningkatan gizi masyarakat yang selama ini telah berjalan, sekaligus menghadirkan tata kelola yang lebih profesional, transparan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak Indonesia.
“Saya mengucapkan selamat kepada Bapak Dr. Sudaryono atas amanah yang diberikan sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Kami berharap di bawah kepemimpinan beliau, program-program gizi nasional akan semakin kuat, profesional, tepat sasaran, transparan, dan mampu meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia sebagai generasi penerus bangsa,” ujar Komang Dyah Setuti.
Ia menilai, penguatan program gizi nasional bukan hanya berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, tetapi juga dapat menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan apabila melibatkan potensi daerah dalam penyediaan bahan pangan.
Menurutnya, Bali memiliki kekuatan besar di sektor pertanian, perikanan, peternakan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Apabila kebutuhan program gizi nasional disuplai dari hasil produksi lokal, maka manfaat ekonomi akan dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Melihat dari perspektif Bali, saya berharap program ini menjadi peluang besar bagi para petani, nelayan, peternak, dan pelaku UMKM lokal. Dengan demikian, program pemenuhan gizi tidak hanya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian daerah,” katanya.
Komang Dyah Setuti juga menilai latar belakang Dr. Sudaryono sebagai Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menjadi modal penting dalam memperkuat sinergi antara sektor pertanian dan program pemenuhan gizi nasional.
Menurutnya, pengalaman tersebut akan memudahkan integrasi antara produksi pangan nasional dengan kebutuhan program gizi, sehingga ketahanan pangan Indonesia semakin kokoh sekaligus memberikan kepastian pasar bagi hasil produksi petani dan pelaku usaha pangan.
“Beliau memiliki pengalaman yang sangat dekat dengan dunia pertanian. Saya optimistis sektor pertanian, pangan, dan program pemenuhan gizi akan semakin terintegrasi sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Komang Dyah Setuti berharap Badan Gizi Nasional di bawah kepemimpinan Dr. Sudaryono dapat menjadi institusi yang mampu mempercepat terwujudnya Indonesia yang sehat, kuat, dan memiliki sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung berbagai kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, karena menurutnya investasi terbesar sebuah bangsa adalah menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.
“Dengan kolaborasi semua pihak, saya yakin program-program Badan Gizi Nasional akan berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat serta kemajuan bangsa,” tutupnya. (Tim Newsyess)